BELANTIK

GreenWave

Artikel

PERKEMBANGBIAKAN KELINCI

Posted by titus on October 8, 2013 at 11:15 PM

1.     DEWASA KELAMIN

 

Tiap ras kelinci memiliki dewasa kelamin berbeda-beda. Antara jantan danbetinapun memiliki dewasa kelamin yang berbeda. Kelinci betina memiliki dewasakelamin lebih cepat dibandingkan dengan kelinci jantan.

Kelinci tipe kecil (berbobot 0,9 – 2 kg), seperti ras Polish, Dutch, Nederland Dwarf, dewasa kelaminya berkisar pada umur3 – 4 bulan. Kelinci ini dipelihara terutama untuk dinikmati keindahannyasebagai hewan peliharaan  atau ternakhias.Kelinci tipe sedang (berbobot 2 – 4 kg), seperti ras New Zealand White, Californian, Carolina, Champagne d’ Argent, EnglishSpot, dan  Simonoire. Dewasa kelaminya beerkisar padaumur 5 – 6 bulan. Kelinci ini dipelihara terutama untuk diambil dagingnya dandwiguna (daging dag fur-nya).

Kelinci tipe berat (Berbobot 5-8 kg), seperti Giant Chinchilla, Flemish Giant,  dan CheckeredGiant, dewasa kelaminnya berkisar pada umur 7-8 bulan. Untuk kelinci yanglebih berat (berbobot 10-12 kg), dewasa kelaminya setelah umur setahun. Kelincitipe berat umumnya dipelihara untuk dagingnya dan dwiguna (daging dan fur-nya).

Berdasarkan ras dan kegunaanya, kelinci dapat diternak untuk lima tujuan,yaitu : penghasil wool (kulit bulu), daging,fancy (ternak kesayangan), dan dwiguna.

Pemanfaatan Kelinci BerdasarkanRasnya

Daya Manfaat

Nama Ras Kelinci

Penghasin woolPenghasil furPenghasil dagingTernak kesayangan/hiasPenghasil daging & kulit Angora

Silver, Rex

Chinchilli, Caralina

Polish, Lop, Nederland Dwarf

Flemish Giant, New Zealand White

Selain tipe, kecepatanatau lambatnya dewasa kelamin juga dipengaruhi oleh factor kelamin itu sendiri,lokasi peternakan, pakan yang diberikan, dan system perkandangan. Kelincijantan dan betina yang hidup bercampur jadi satu dalam kandang koloni akanlebih cepat dewasa kelaminya dibandingkan yang terpisah dalam kandangindividual.

 

2.   MENGENAL JENIS KELAMIN

Kelinci jantan dapat dibedakan dengan kelinci betina dengan mengamati alatkelaminya. Mengetahui secara jelas usia dan jenis kelamin setiap kelinci,sangat berarti bagi program pembiakan, kontrol mutu keturunan dan produktivitaspeternakan.

Jenis kelamin kelinci bisa mulai dikenali setelah berumur tujuh hari dengancara memeriksa ’tonjolan’ alat kelaminya. Anak kelinci jantan memiliki tonjolanpanjang dan bulat dengan lekuk bulat ditengah. Anak kelinci betina tonjolanyaagak pendekj, ditengahnya terdapat vulva(celah) memanjang.

Pada umumnya, peternak mulai membedakan jennis kelamin kelincinya setelahanak keluar dari kotak sarang. Seleksi dan pemisahan antara kelinci jantan danbetina mulai dilakukan setelah inik kelinci disapih, sekaligus memindahkankelinci dalam kandang pembesaran. Sampai umur 1,5 bulan testis (buah pelir)kelinci belum terlihat. Setelah dewasa, kantong pelir jantan mulai tampaknyata.

 

3.    PROGRAM KAWIN

Kelinci yang sudah dewasa perlu diatur program kawinya. Periksa data-datainduk kelinci berdasarka tipe, usia, dan ukuran fisiknya. Jangan mengawinkankelinci ketika usianya masih terlalu muda, karena bibit akan rusak dan tidakproduktif. Kelinci jantan yang dikawinkan pada usia terlalu mudaakan kerdil. Hasil perkawinan sering gagal, tidak menghasilkan kebintingan.Kalau induk betina yang dikawini berhasil bunting, seringkali kondisi anak yangdilahirkan lemah atau cacat.

Pejantan tua yang dipakai sebagai indukan, hasil perkawinanya seringkalikurang sukses menghasilkan kebuntingan. Banyak peternak menggunakan sistembetina muda dengan pejantan tua, dan pejantan muda dikawinkan dengan betina tuayang masih produktif.

 

4.    TANDA-TANDA BIRAHI

      Dewasa kelamin pada kelinci tidakmempunyai tanda-tanda birahi yang teratur.Masa birahi betina muda kadang-kadangcukup lama, tetapi tak mudah terlihat.

      Betina yang masih muda dapat dicobadikawinkan pada umur 5,5 bulan.Kalau belum mau kawin, dicoba lagi setiap 10hari sampai umurnya mencapai 6,5 bulan.Pada masa ini kelinci betina sudah dapatdikawinpaksakan.

      Kelinci betina siap kawin, tanda-tandabirahinya nyata, sering kali tampak gelisah.Kalau da dalam kandang tak adapejantan, ia akan berusaha bergabung dengan kelinci jantan yang terdapat padakendang berdekatan.IA suka menggosok-gosokkan dagunya pada sesuatu atau sesamabetina.Valva-nya basah, berwarnamereka jambu atau merah.

      Ketika Valvaberwarna merah jambu atau merah, artinya kelinci betina berada pada masasubur.Kalau warnanya masih putih atau pucat, perkawinan akan gagal, bahkanmereka bisa berkelahi.Sebaiknya perkawinan ditunda 2-3 hari lagi, atau sampai Valva-nya berwarna merah jambu.

      Kelinci betina yang sudah menunjukkantanda-tanda siap kawin, kalau tidak segera dikawinkan, sel telurnya masih tetapsubur sampai sekitar dua minggu kemudian.Setelah itu, kesuburanya berangsur-angsurberkurang.Periode birahi tahap berikutnya terjadi saat sel telurnya kembalimasak dan subur.

      Sel telur dapat dibuahi karena adanyarangsangan pejantan sewaktu mengawini.Sel telur masak akan turun 10 jamkemudian sesudah kawin, sehingga siap dibuahi.Pengulangan perkawinan sekitar 8jam kemudian baik sekali hasilnya, karena pembuahan sal telur akan berlangsungsekitar 1-2 jam setelah ovulasi.

 

5.    PEJANTAN IDEAL

Aktifitas kelinci berlangsung pada malam hari. Perkawinanyapun sebaiknyadilakukan malam hari, pagi atau sore hari. Pada saat ini suhu udara sejuk,kondisi terbaik untuk segala aktifitas kelinci. Induk yang akan dikawinkan,selain dewasa kelaminya juga telah mencapai bobot ideal yang diperlukan.Minimal telah berbobot 2,5 kg untuk kelinci pedaging sehat dan dalam kondisifit.

Seekor pejantan ideal dapat melayani 10 ekor betina. Umumnya dalam kandangkoloni, sejumlah kelinci betina bercampur dengan pejantan. Idealnya 5 ekorbetina dicampur dengan satu ekor pejantan didalam satu ruang kandang koloni.

Dalam satu kandang koloni, tidak dibenarkan sampai ada dua pejantan.Keduanya akan berkelahi sampai salah satu diantara keduanya luka-luka atu cacatseumur hidup. Dalam berkelahi, pejantan cenderung merusak testis laawanyasampai tidak berfungsi.

Dalam pemeliharaan sistemn kandang baterai, pejantan dan betina cenderungdipisah satu sama lain. Pejantan dikawinkan satu minggu sekali, kadang-kadangdua kali seminggu.

 

6.    KAWIN KANDANG

Cara mengawinkanya dapat denag memasukan kelinci betina kedalam kandang pejantan.Kalau ditolak, ganti dengan pejantan didalam kandang lain sampai diperolehpasangan yang disukai. Kalau calon pasangan tak disukai, tak jarang si betinamenyerang jantan dengan garang.

Segera setelah kelinci  betinadimasukan kandang, pejantan akan menciumi milut, hidung, dan kelamin betinasambil melompat-lompat dan berputar-putar. Kadang-kadang disertai dengan suaramendengus.

Betina yang suka dan siap dikawini akan segera mengangkat pantat, melipatekornya keatas, dan akan berdiam diri menanti. Ia tidak menolak tubuhnyadinaiki pejantan untuk dikawini. Bila pejantan aktif, perkawinan segeraberlangsung. Begitu pejantan jatuh terguling disamping betina, perkawinanselesai.

 

7.    KAWIN SODOR

Kalau jumlah pejantan terbatas, hanya satu ekor misalnya, perkawinan bisadibantu dengan memegang kelinci betina. Cara ini mudah dilakukan kalau kelincibetina maupun pejantan jinak, terbiasa dipegang-pegang peternak.

Kelinci betina dipegang dikedua telinganya dengan tangan kanan, telapaktangan kiri disodorkan dibawah perut betina. Diantara kedua kaki belakangkelnci betina, jari telunjuk dan ibu jari memegang dan membuka vulva. Gerakantangan kiri ke belakang pelan-lelan sehingga ekor kelinci betina tegak keatas.Biarkan pejantan mendekat, mengembus-embus, menaiki dan mengawini kelincibetina.

Setelah kawin, biarkan kelinci betina tetap dipegang dulu selama lima menit.Ini untuk menahan agar kelinci betina tidak kencing. Kalau kencing sesudahdikawini ada kecenderungan perkawinan gagal karna sperma terbawa keluar airkencing.

 

8.    GAGAL BUNTING

Perkawinan tak selamanya menghasilkan kebuntingan. Kegagalan dapat disebabkanoleh beberapa kemungkinan, antara lain umur kelinci sudah terlalu tua, suhuudara terlalu terlalu panas saat mengawinkan, perubahan cuaca yang tidak menguntungkan,induk terlalu gemuk atau kondisi pejantan lemah.

Kelinci berumur diatas tiga tahun termasuk tua. Pada kondisi tersebutkemampuan reproduksi sudah melewati masa produktif. Lebih-lebih kalau perawatandan pakan sehari-harinya jelek.

Kalau suhu udara tinggi, misalnya lebih dari 300C, seringterjadi penurunan berat badan secara drastis, sekaligus kemampuan reproduksinyajuga turun. Pada suhu tinggi, kelinci pejantan sering mengalami kenaikan pHsemen, penurunan pergerakan sperma, berkurangnya konsentrasi sperma dan jumlahsperma abnormal naik. Kelinci pejantan dewasa mengalami steril kalau suhu udaramencapai lebih dari 300C selama 4-5 hari berturut-turut. Meskipunkelinci pejantan tetap aktif, ketidaksuburan terus berlangsung sampai duabulan. Pejantan muda umur 6-7 bulan tidak mudah steril pada suhu 30-320C.Perubahan cuaca yang menguntungkan, yaitu perubahan udara dari panas ke dinginyang terlalu mendadak, juga bisa mengakibatkan kegagalan bunting setelah kawin.

Induk betina terlalu gemuk. Penyebabnya, lapisan lemak membungkus sel telursehingga sulit bertemu dengan sperma. Akhirnya gagal bunting. Indukbetinasebaiknya dipuaskan beberapa hari untuk menghilangkan lapisan lemaknya.

Pejantan yang terlalu sering dikawinkan, kondisinya lemah. Perkawinansering gagal, karena kurang nafsu. Betinanya sulit bunting

 

 

 

9.    MENENTUKAN KEBUNTINGAN

Setelah kawin, peternak perlu memeriksa ternaknya. Hasil perkawinan apakahmenghasilkan kebuntingan atau gagal. Caranya dengan meguji kembali, menelitiperkembangan perut dan memperhatikan nafsu makanya.

Menguji kembali dilakukan seminggu setelah perkawinan. Cara ini dilakukandengan memasukan kembali kelinci betina ke dalam kandang pejantan yang pernahmengawininya. Kalau ternyata menolak, tidak mau dikawini, kemunkinan besar sibetina telah bunting.

Meneliti perkembangan perut dilakukan setelah dua minggu kawin. Bagianperut diraba dengan ujung jari telunjuk dan ibu jari, pelan-pelan ke arahbelakang. Kalau terdapat ”tunas” sebesar kelereng, berarti kelinci telahbunting. Peternak yang telah berpengalaman bisa memeriksa kebuntingan lebihawal, yaitu 7-8 hari setelah kawin.

Kelinci yang pertama kali bunting, perut tidak nampak membnesar walau waktumelahirkannya sudah dekat. Kepastian buntingya dapat diamati dengan memperhatikannafsu makanya. Bila badan kelinci bertambah besr, nafsu makan semakin tinggi,dapat dipastikan kelinci tersebut bunting. Bila nafsu makanbiasa, perkembangan badanya tidak tambah, berarti kelinci tersebut tidakbunting.

 

10. SELAMA BUNTING

Kelinci bunting membutuhkan perawatan yang lebih baik daripada biasanya.Perawatan dilakukan untuk menjaga kesehatan induk sekaligus anak yangdikandungnya, tujuannya agar induk melahirkan anak yang sehat dan induknyasendiri selamat.

Perawatan yang diperlukan antara lain meningkatkan jumlah pakan yangdiberikan, menjaga air minum jangan sampai kurang, menjaga ketenangan suasanakandang, menjaga sanitasi kandang dan lingkungan lebih baik.

Pakan diperbanyak, mutu gizi ditingkatkan. Selain pakan hijauan dinaikanvolume, konsentrat juga diberikan sebagai pakan tambahan. Tambahan pakan iniuntuk mencukupi kebutuhan protein, asam amino, vitamin dan mineral untuk indukmaupun anak yang dikandung. Pakan induk bunting membutuhkan kadar protein 16-20 %,lemak 3-5.5 %, serat kasar 14-20 % dan mineral 4.5-6.5 %

Per ekor induk bunting setiap harinya membutuhkan pakan 1-2 kg rumput atauhijauan dan 135-335 gram konsentrat (sekitar 6.7 % dari bobot hidup).Konsentrat yang dapat diberikan terdiri dari campuran dedak halus dan ampastahu ditambah 5 % mineral. Mineralnya dua bagian garam dapur, dua bagian tepungtulang dan satu bagian tepung kapur mati.

Selama mengandung, kelinci membutuhkan banyak air. Kecukupan air sangatmembantu pertumbuhan janin, sekaligus menjaga kondisi kesehatan induk. Kalauinduk kekurangan air minum selama bunting, anak yang baru lahir dapat dimakanindunya sendiri.

Selama bunting suasana kandang harus tenang. Udara bersih dan nyaman.Suasanan gaduh dan hiruk pikuk dapat membuat kelinci sters. Akhirnya bisamenimbulkan keguguran.

 

11. BUNTING 27 HARI

Sanitasi kandang harus diperhatikan sebaik-baiknya. Kandang yang terawatkebersihanya akan menjauhkan kelinci dari gangguan penyakit. Kandang danlingkungan yang bersih akan membuat kelinci hidup lebih tenang dan nyaman.

Setelah usia bunting mencapai 27 hari, sediakan kotak sarang di dalamkandang. Kotak sarang berfungsi sebagai liang dala m tanah untuk tempatberlindung. Alas kotak dilapisi rumput kering sebagai tempat bersarang.

Sekitar dua tiga hari kemudian induk kelinci akan mencabuti bulu tubuhnyasendiri. Bulu diletakan di dalam kotak sarang. Mulai saaat inilah induk kelincibersiap-siap melahirkan anaknya.

 

12.SUSU INDUK

Pada hari ke-30 sampai ke-32 anak kelinci sudah lahir. Kelincimelahirkanpada malam hari. Anak kelinci dilahirakn dalam keadaan tidak berbulu, buta dantuli. Induk kelinci menyelimuti anak-anaknya agar tidak kedinginan.

Seekor induk kelinci dapat melahirkan anak 4-12 ekor, tapi rata-rata hanya6-8 ekor anak sekali melahirkan. Induk kelinci memiliki delapan peting susu.Namun yang berfungsi baik hanya enam puting, sementara dua puting lainya yangterletak paling depan kurang berfungsi. Bila jumlah anak kelinci lebih darienam ekor, kemungkinan besar sisanya bakal kekurangan susu.

Air susu kelinci mengandung 120 gram protein dan 125 gram lemak per kg.Puncak produksi antara 12-28 hari laktasi (masa kelinci berproduksi susu(.Setelah 28 hari laktasi, air susu mengandung 125 gram protein dan 186 gramlemak per kg. Produksi susu mulai berhenti setelah 45 hari menyusui.

Selama menyusui, kelinci membutuhkan pakan yang sama baik mutunya ketikainduk kelinci bunting, yaitu mengandung protein 16-20 %, lemak 3-5.5 %, seratkasar 14-20 % dan mineral 4.5-6.5 %. Hal ini dapat dipenuhi dengan memberikanpakan pokok berupa rumput atau hijauan, ditambah 6.7 % dari total berat hidupkelinci berupa konsentrat.

Selam menyusui, seekor induk kelinci dapat mengkonsumsi 0.5-1.5 kg hijauandan 200-400 gram konsentrat per hari. Selain itu, kelinci membutruhkan banyakair minum. Kecukupan air minum sangat membantu pertumbuhan anak kelincisehingga mampu berkembang dengan pesat.

 

12. PETUMBUHAN ANAK

Umur tujuh hari, tubuh anak kelinci mulai tumbuh bulu. Mata mualai terbukadan umur sepuluh atau sebelas hari baru dapat melihat. Seminggyu kemudian, umur17 atau 18 hari anak kelinci mulai keluar dari kotak sarang. Sejak lahir sampaikeluar sarang, anak kelinci menyusu pada malam hari atau pagi hari.

Setelah keluar dari kotak sarang, anak kelinci mulai belajar makan sendiri.Mereka meloncat-loncat, berlari-lari, makan rumput mengikuti jejak induknya. Karenaalat pencernaan belum begitu kuat, pakanya jangan terlalu banyak mengandungserta kasar. Sambil belajar makan, anak kelinci masih menusu pada induknya.

Anak kelinci disapih setelah mampu makan sendiri, umumnya paling lambatpada umur delapan minggu (56 hari). Mengingat pada minggu keenam (42 hari) susuinduk sudah susut, biasanya pada saat itu sang anak mulai disapih oleh indunya.Jadi, sebenarnya anak kelinci bisa disapih lebih awal.

Derajat angka kematian anak kelinci tinggi, mencapai 20-25 %. Kematian inimenyebabkan 5-6 ekor anak kelinci yang hidup waktu disapih.

 

13. BOBOT SAPIH

Anak kelinci yang disapih dapat sekaligus diteliti jenis kelaminya.Kumpulkan jantan dengan jantan, betina dengan betina. Setiap kelompoknyadipelihara dalam kandang tersendiri, yaitu kandang pembesaran atau kandangkoloni. Di kandang pembesaran anak kelinci dipelihara sampai umur empat bulan.

Anak kelinci umur empat bulan dapat diseleksi. Pisahkan individu yang akandikembangkan menjadi calon indukan baru dan yang diapkir atau dijual sebagaiternak potong. Anak kelinci yang dibesarkan membutuhkan pakan dengan kadarprotein 17 %. Pakanya terdiri daari hijauan dan konsentrat.

Bila perawatan dan pakanya baik, kelinci ras seperti New Zealang White dapat mencapai bobot 2-3kg/ ekor pada umur empatbulan. Bila persentase karkasnya 50-60 %, kelinci muda yang dipotong dapatmenghasilkan sekita 1-1.5 kg/ ekor.

 

14. KELAHIRAN TERENCANA

Perkembangan kelinci dapat diaetur dengan kelahiran terencana. Kelahiranuntuk kelinci terjadi 31-32 hari sesudah perkawinan yang berhasil, karenakebuntinganb kelinci berlangsungselama 28-35 haari. Berikut inidata-data biologi kelinci :

 

Data biologi kelinci      :

Lama hidup                                 : 5-10 tahun

Lama produksi                            :1-3 tahun

Lama bunting                             : 28-35 hari

Lama penyapihan                     : 6-8 minggu

Umur dewasa                             : 4-10 bulan

Umur dikawinkan                      : 6-12 bulan

Kawin sesudahberanak          : 1 minggu setelah anakdisapih

Siklus kelamin                            :poliestrus dalam setahun bisa 5 kali bunting

Siklus birahi                                : sekitar 2minggu

Periode estrus                            :11-15 hari

Ovulasi                                        : terjadi pada kawin ( 9-13 jamkemudian )

Fertilitas                                       : 1-2 jam sesudah kawin

Jumlah anak lahir                      : 4-10 ekor

Volume darah                             : 40ml/ kg berat badan

Bobot dewasa                             :sangatbervariasi, tergantung pada ras, jenis   kelamindan  faktor pemeliharaan

 

Kelinci tipe sedang (bobot dewasa 4 kg) mulai dikembangbiakan setelahberumur 6-7 bulan. Lama induk mengandung sekitar 31 hari. Lama induk mengasuhanak 56 hari. Berdasarkan data itu, kelinci dapat diprogram melahirkan anakempak kali dalam setahun. Dasar perhitunganya sebagai berikut

 

-  31 hari mengandung + 56 hari menyusui :  87hari

-  31 hari mengandung + 56 hari menyusui :  87hari

-  31 hari mengandung + 56 hari menyusui :  87hari

-  31 hari mengandung + 56 hari menyusui :  87hari

 

Jumlah                                             : 384 hari

 

Bila sekali melahirkan rata-rata menghasilkan enam ekor anak, dalam setahundari satu pasang kelinci dapat diperoleh kelinci baru 4 X 6 ekor : 24 ekor anakkelinci. Ini belum termasuk kelinci dewasa yang juga bisa berkembang biak.

Dengan mempersingkat masa menyusui dari 56 hari menjadi 28 hari, kelahirankelinci dapat ditingkatkan menjadi delapan kali setahun. Kalau rata-ratamenghasilkan enam ekor anak, dalam setahun dari satu pasang induk dapat diperolehkelinci 8 X 6 : 48 ekor anak.

 

Tabel Pengaruh Waktu Perkawinan Ulang dan Penyapihan Dini

 

Kawin Ulang

( hari )

Penyapihan

( hari )

Jarak Antar Litter

( hari )

Jumlah Litter/ Induk/ Tahun

 

14

21

28

42

 

28

35

42

56

45

52

59

73

8

7

6

5

 

Sumber    :James Blakely& David H.Bade, 1992.

Catatan    : Litter = sekelompokanak satu kelahiran

 

Program kelahiran diatur berpangkal pada kapan induk dikawinkan lagisetelah melahirkan. Anak kelinci yang telah mencapai umur 28 hari dapat disapihdengan memindahkan ke kandang pembesaran.

Di desa Oro-Oro, Batu, Malang ( Jawa Timur) peternak mengawinkan kembalikelincinya setiap 13-15 hari setelah melahirkan. Kelinci melahirkan setiap 45hari. Setahun kelinci diprogram melahirkan delapan kali.

Anak dipisahkan ketika berumur 28 hari setelahmelahirkan. Anak yang disapih pada umur itu berukuran kecil dan kondisikarkasnya pun kurang memuaskan dibandingkan anak yang disapih setelah berumur42-56 hari. Namun, penyapihan lebih awal tersebuit memungkinkan jumlah Litter yang lebih banyak dalam masasetahun. Selain itu, disapih umur berapa pun, anak kelinci biasanya di potongsetelah berumur 56 hari.

Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

You must be a member to comment on this page. Sign In or Register

0 Comments