BELANTIK

GreenWave

Artikel

MEMILIH BIBIT KELINCI

Posted by titus on October 8, 2013 at 11:15 PM

 

Peternak harusmenentukan tujuan, sebelum menjalankan usaha peternakannya. Ia harus melakukanpemilihan dan menentukan sendiri jenis kelinci yang akan diternakkan. Setelahpilihan ditentukan, bibit kelinci dipilih seekor demi seekor. Tiap ekor kelinciuntuk bibit harus diseleksi dengan teliti. Bibit itu harus diketahui denganpasti asal-usulnya. Bibit kelinci yang jelas asal-usulnya hanya ada di  breeding farm yang terkelola dengan baik.

Penjualan bibitkelinci yang baik pasti disertai sertifikat kelahiran, setelah ditunjukkantanda segel atau tato pada telinga. Adanya bukti yang lengkap menunjukkankejujuran breeder ( pembibit ) dalammempertanggungjawabkan kemurnian bibitnya.

Kelinci ternakandibedakan atas bermacam-macam ras. Setiap ras memiliki karakter sendiri, yangakhirnya berpengaruh terhadap tujuan usaha peternakan yang akan dijalankan. Adaras yang tipe pemeliharaanya hanya untuk penghasil wool ( bulu ), fur ( bulu dan kulit ), daging, dwiguna( daging dan kulit ) atau binatang kesayangan atau ternak hias peliharaan.

Beternak kelinciuntuk mendapatkan wool, dapat dipilih ras Angora. Untuk fur, dapat dipilih ras Silveratau Rex. Untuk penghasil daging,dapat dipilih ras Chinchilla atau Carolina. Untuk dwiguna ( daging dankulit ), dapat dipilih ras New Zealand Whiteatau Flemish Giant. Untuk binatangkesayangan dapat dipilih ras Polish, Lopatau Nederland Dwarf.

 

SANGAT EKONOMIS

 

Agar tujuan usahapeternakan dapat dicapai, diperlukan bibit-bibit yang sehat produktif dan mampumenghasilkan banyak anak, baik jantan maupun betinanya. Karakter dan ukuranharus sesuai dengan standar ras yang berlaku. Usia bibit harus masih muda dandalam keadaan masih produktif.

Bibit yang baiksangat ekonomis, karena terjamin kepastian produksi dan mutunya. Meskipunharganya tergolong tinggi, membeli bibit memiliki keuntungan, yaitu adanyajaminan kepastian produksi. Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan bibityang terjamin kemurnian dan kualitasnya.

1.    Angka kematian ternaK rendah, bahkan ada kemungkinansemua anak bisa tumbuh sehat sampai dewasa.

2.    Tata laksana pemeliharaan lebih mudah, karena pembibitakan menunjukkan teknik dan tata cara pemeliharaanya.

3.    Biaya produksi bisa diperhitungkan dengan mudah sesuaidengan skala ekonomis yang dikehendaki.

4.    Jelasnya modal dan biaya produksi yang diperlukan,sehingga tingkat keuntungan yang diharapkan terukur pasti. Ini kalau beternakkelinci tak sekedar hobi, tapi usaha itu memang dikembangkan sebagai peternakkomersial.

 

SEHAT DAN ENERJIK

 

Bibit kelinciyang sehat memiliki sifat lincah dan aktif. Gerakannya enerjik, tidakmalas-malasan atau mengantuk dan memiliki nafsu makan yang tinggi. Secara umumbibit yang digunakan memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut :

 

1.    TIPE KEPALA SESUAI DENGAN UKURAN BADAN

Ø  Kelincibertubuh panjang membutuhkan tipe kepala yang panjang pula. Kelinci berbadanbesar dan lebar, memiliki kepala yang lebar pula. Kelinci kecil, kepalaseharusnya kecil juga. Tipe kepala yang baik dan seimbang memiliki dasartelinga yang baik. Telinga tegak ( kecuali Lop), panjang minimal 10 cm. Daun telinga tebal, lebar, panjang, kokoh dantampak seimbang. Tipe kepala yang seimbang dan kompak sangat sesuai untukhampir semua ras kelinci, terutama untuk kelinci kecil seperti Dutch, Havana, Standard Chinchilla, Lilac  dan ras kelinci kecil lainnya

Ø  Kelinci Lop Prancis memiliki tipe kepala separtianjing Bulldog. Tipe kepala serupajuga terdapat pada New Zealand White,tapi kurang disukai peternak

Ø  Kelinciraksasa seperti Giant Chinchilla memerlukan permukaan kepala yang cukup luasuntuk menopang telinga yang panjang dan berat. Bentuk kepala yang dikehendakijuga panjang untuk mengimbangi sosok badan yang panjang

Ø  Kelinciras tertentu seperti Checkered Giant danEnglish Spot mempunyai rahang lebihdalam dibandingkan ras lain

Ø  Tipekepala buah pir berciri kepala dan moncong kerepes, telinga patah dan bengkok.Tipe serupa ini kurang disukai pada semua ras kelinci

Ø  Matanyabulat bercahaya, selaput mata bersih. Pandangan cerah, jernih. Pandangan matayang sayu dan kurang jernih menandakan kelinci sakit mata atau kurang sehatkondisi fisiknya

Ø  Hidungkering, moncong dan mulut bersih. Kelinci yang hidungnya basah dan lembab,kemungkinan terserang pilek. Gigi taring tidak tajam

 

2.    BERKAKI NORMAL

Ø  Kakinormal cirinya kuat, kokoh dan berkuku pendek. Kakinya tidak bengkok ataucacat. Kaki yang cacat berbentuk huruf X ( kaki bengkok ke luar ) dan berbentukhuruf O ( kaki bengkok ke dalam )

Ø  Kaki yangbagus cirinya lurus, sempurna, dan baik. Jarak antar kaki depan belakang sama. Kakibelakang tampak rapat pada badan, karena posisinya pararel. Kalau kaki belakangke samping, jelek karena lututnya tampak seperti lutut sapi

 

3.    BERBADAN BULAT

 

Ø  Kelinciberbadan bulat, berdada lebar, padat, dan singsat. Kondisi ini menunjukankeadaan fisik yang prima dan bertenaga kuat. Bentuk badan yang kuat jugamencerminkan kandungan dagingnya banyak, ia penghasil daging yang baik

Ø  Kulitlicin, tidak terasa benjol-benjol kalau di raba. Bulu bersih, licin, halus danrata. Dubur bersih, kering, tidak terdapat tanda-tanda kotoran bekas mencret

Ø  Caloninduk betina berbadan panjang, bertulang pinggang lebar. Rajin membina sarangdan merawat anak, dan berasal dari keturunan yang mempunyai 6-8 ekor anak hidupdan tumbuh seragam sampai disapih. Jumlah puting susu 8 buah

Ø  Caloninduk dengan ciri-ciri tersebut menunjukan bahwa ia bisa beranak banyak,berumur panjang, masa produktifnya lama berkisar 2.5 - 3 tahun. Sayang anak danair susunya banyak

Ø  Pejantanberkelamin normal, tidak cacat. Alat kelaminya berkantung kemih cukup besar sehinggatampak menggelantung ke bawah, tetapi tidak sampai menyentuh lantai ketikaberjalan. Sifat tidak garang, tidak suka menggigit, dan penuh gairah. Usiapejantan lebih tua daripada induk betina

 

4.    BEREKOR LURUS

 

Ø  Ekorkecil, tumbuh lurus keatas, nampak menempel dengan punggung. Ekor tidak miring,tidak rebah kesamping atau terpuntir dan tidak jatuh ke bawah, ekor yang tidaklurus keatas berarti cacat

Ø  Pengaturanstandart mutu bibit kelinci dan produksinya, di Indonesia diatur berdasarkanStandar Pertanian Indonesia Bidang Peternakan ( SPINAK ). Untuk bibit kelincidiimpor diatur berdasarkan Standart Mutu Bibit Ternak Kecil Impor BerdasarkanKesepakatan Teknis, karena impor tersebut belum teruji kebenaranya di lapangan.

 

CARA MENGANGKAT KELINCI

 

Memegang dan mengangkat kelinci, terutama untuk bibit, tidak bisa dilakukansembarangan. Perlakuan yang salah bisa menimbulkan hal-hal yang merugikan. Kesalahanterbanyak yang sering dilakukan adalah pada teknik mengangkatnya.

Kebanyakan orang mengangkat kelinci dengan memegang kedua telinga. Cara inipaling mudah, sekaligus sangat keliru. Telinga kelinci sangat sensitif dantidak kuat menahan berat tubuh. Kalau cara ini dilakukan, otot dan syaraftelinga akan rusak. Kerusakan akan lebih parah lagi kalau kelinci yang diangkatmeronta-ronta. Posisi kepala bisa menjadi miring sehingga kelinci akan cacatseumur hidupnya.

Kesalahan lain dalam mengangkat kelinci adalah dengan memegang kedua kakibelakang. Memegang kelinci dengan cara digantung itu akan mengganggu peredarandarah. Darah menumpuk di kepala, posisi organ dalam berubah. Kalau kelinci yangdipegang berontak keras, sangat memungkinkan jaringan penggantung organ dalamputus.

Kedua cara memegang kelinci di atas sangat menyiksa ternak. Perlakuan yangsalah itu bisa membuat kelinci cacat permanen.

Untuk mengangkat kelinci besar, pegang kulit tengkuk atau punggung dengansalah satu tangan. Begitu terangkat, tangan yang satu digunakan untuk mendukungpada bagian pantat. Kerjakan pengangkatan itu dengan tenang dan penuh kasihsayang.

Kelinci kecil dapat diangkat dengan memegangbagian sebelah depan kaki belakang melalui punggung.

Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

You must be a member to comment on this page. Sign In or Register

0 Comments